Rabu, 28 Desember 2016
Sabtu, 26 November 2016
Kamis, 14 April 2016
Pressure Sensor
Pengertian Sensor
Tekanan (Pressure Sensor)
Sensor tekanan (Pressure Sensor) adalah
sensor untuk mengukur tekanan suatu zat. Tekanan (P) adalah satuan fisika untuk
menyatakan gaya (F) per satuan luas (A). Satuan tekanan sering digunakan untuk
mengukur kekuatan dari suatu cairan atau gas.
P =F/A
Satuan tekanan (Pa = Pascal) dapat
dihubungkan dengan satuan volume (isi) dan suhu. Semakin tinggi tekanan di
dalam suatu tempat dengan isi yang sama, maka suhu akan semakin tinggi. Hal ini
dapat digunakan untuk menjelaskan mengapa suhu di pegunungan lebih rendah dari
pada di dataran rendah, karena di dataran rendah tekanan lebih tinggi.
Akan tetapi pernyataan ini tidak selamanya
benar atau terkecuali untuk uap air, uap air jika tekanan ditingkatkan maka
akan terjadi perubahan dari gas kembali menjadi cair. (dikutip dari wikipedia :
kondensasi). Rumus dari tekanan dapat juga digunakan untuk menerangkan mengapa
pisau yang diasah dan permukaannya menipis menjadi tajam. Semakin kecil luas
permukaan, dengan gaya yang sama akan dapatkan tekanan yang lebih tinggi.
Prinsip kerja dari sensor tekanan ini
adalah mengubah tegangan mekanis menjadi sinyal listrik. Ukuran Tegangan
didasarkan pada prinsip bahwa tahanan pengantar berubah dengan panjang dan luas
penampang.
Prinsip Kerja
Pressure Sensor
Perubahan tekanan pada kantung menyebabkan
perubahan posisi inti kumparan sehingga mengakibatkan perubahan induksi
magnetik pada kumparan. Kumparan yang digunakan adalah kumparan CT (center
tap), dengan demikian apabila inti mengalami pergeseran maka induktansi pada
salah satu kumparan bertambah sementara induktansi pada kumparan yang lain
berkurang. Kemudian pengubah sinyal berfungsi untuk mengubah induktansi
magnetik yang timbul pada kumparan menjadi tegangan yang sebanding.
Faktor lingkungan
yang mempengaruhi kinerja sensor:
-
Keadaan cuaca yang tidak menentu
-
Keadaan Suhu pada suatu lingkungan
-
Tekanan sekitar sensor
-
Umur dari komponen sensor tersebut
Aplikasi Pressure
Sensor
Sensor tekanan dapat diaplikasikan pada:
-
Motor bensin
-
Pesawat terbang
-
Pengukur tekanan ban
-
Pengukur tinggi suatu cairan
-
Ketinggian, pesawat terbang, roket, satelit, balon udara dll
Sumber Artikel :
Jumat, 01 April 2016
Colorimeter
Colorimeter merupakan sebuah
instrument sensor atau alat pengukur warna yang sensitif terhadap cahaya yang diserap
dari beberapa zat atau benda. Sensor ini menentukan kualitas warna berdasarkan
penggolongan warna dari biru, merah, dan hijau dari cahaya yang diserap oleh
objek. Ketika cahaya melewati medium, cahaya tersebut diserap, dan cahaya yang
lewat itulah yang diserap oleh sensor ini sebagai hasilnya, ada penurunan
seberapa banyaknya cahaya yang dipantulkan oleh medium. Perangkat ini bekerja
atas dasar hukum Beer-Lambert, yang menyatakan bahwa penyerapan cahaya yang
ditransmisikan melalui media berbanding lurus dengan konsentrasi medium. Contoh alatnya yaitu Pengukur Warna Colorimeter AMT501.
Colorimeter bekerja dengan melewatkan panjang gelombang tertentu dari cahaya melalui solusi, dan kemudian mengukur cahaya yang datang melalui sisi lain. Untuk mengetahui konsentrasi sampel yang tidak diketahui, beberapa contoh solusi di mana konsentrasi diketahui pertama kali dibuat dan diuji. Kemudian diplot pada grafik dengan konsentrasi pada satu sumbu dan absorbansi di sisi lain untuk membuat kurva kalibrasi , ketika sampel yang tidak diketahui diuji, hasilnya dibandingkan dengan sampel yang dikenal pada kurva untuk menentukan konsentrasi. Beberapa jenis colorimeter secara otomatis akan membuat kurva kalibrasi yang didasarkan pada kalibrasi awal.
Dalam industri televisi ataupun
industri monitor, Colorimeter sangatlah diperlukan, gunanya sebagai menganalisa
kontras warna dan kecerahan pada layar televisi, yang memungkinkan pengguna Colorimeter
untuk kemudian menyesuaikan pengaturan untuk mendapatkan kualitas gambar
terbaik. Lain lagi dalam industri percetakan. Colorimeter digunakan untuk
mengukur intensitas warna pada kertas yang telah dicetak, dan Colorimeter ini
juga digunakan untuk menentukan kualitas warna tinta apakah dalam kualitas
terbaik atau tidak.
Selain dunia industri, pedagang
berlian juga menggunakan Colorimeter untuk mengukur sifat optic dari batu
mulia. Alat ini mempermudah pekerjaan dalam hal checking and measuring yang
berhubungan dengan warna.
Dunia kesehatan juga menggunakan Colorimeter
dalam menganalisa warna kulit dan itu memudahkan pengguna alat ini dalam
penggolongan warna kulit dan mendiagnosa penyakit tertentu. Selain warna kulit,
orang yang bekerja dibidang kesehatan juga menggunakan alat ini untuk
menganalisa warna gigi, yang hasil dari penggunaan alat ini akan membantu juga
dalam mendiagnosa penyakit. Selain untuk menganalisa warna kulit dan warna
gigi,colorimeter juga digunakan di rumah sakit untuk menguji konsentrasi
hemoglobin yang terkandung dalam darah.
Sumber Artikel :
Langganan:
Komentar (Atom)