Cara Instal OS Raspbian pada Raspberry Pi Menggunakan Raspbian
Untuk
menginstal sistem operasi Raspbian Wheezy pada Raspberry Pi menggunakan Raspbian,
hanya memerlukan file image (.img) dari sistem operasi Raspbian, yaitu sebuah
SD Card minimal 4GB Class 10 dan tentunya Raspberry Pi maka sudah bisa diinstal.
Caranya adalah dengan menggunakan program Disk Clone yang telah tersedia secara
bawaan pada Raspbian yaitu DD.
DD
bekerja dengan cara mengclone semua isi dari image ke SD Card (partisi dan file
system). Dengan DD tidak hanya bisa membuat instalasi baru, namun juga
melakukan backup dari image pada SD Card kita untuk mencegah hilangnya data
dari Raspberry ketika terjadi korup atau kerusakan pada SD Card (karena
tercabut atau mati paksa).
Langkah
– langkah penginstalan OS sebagai berikut:
2.
Buka VirtualBox.
Klik icon New.
3.
Akan ada
tampilan untuk mengisikan nama OS, pilihan tipe OS yang akan di instal dan
versinya. Untuk tipenya pilih “Linux” dan versinya kita pilih “Other Linux (32-bit)”.
Lalu klik Next.
4. Kemudian pada
menu ukuran memori disini secara default akan memberikan ukuran memori sebesar
256 MB. Lalu klik Next.
5. Bagian
selanjutnya adalah pengaturan media penyimpanan (hard disk) yang akan digunakan
mesin virtual Raspbian. VirtualBox memberikan rekomendasi kapasitas hard disk
virtual yang akan dibuat berdasarkan jenis sistem operasi yang ditentukan
sebelumnya. Kapasitas hard disk yang disarankan tersebut dapat kita ganti
sesuai kebutuhan kita.
Dalam pengaturan
hard disk virtual, tersedia 3 (tiga) opsi yang dapat digunakan:
•
Do not add a
virtual hard drive
Opsi ini
digunakan untuk pengguna tingkat mahir, karena hard disk virtual akan dibuat
dalam pengaturan terpisah dan setelah pembuatan mesin virtual Raspbian selesai
dilakukan.
•
Create a virtual
hard drive now
Opsi ini
digunakan untuk membuat hard disk virtual baru bersamaan dengan pembuatan mesin
virtual Raspbian.
•
Use an existing
virtual hard drive
Gunakan opsi ini
untuk memilih hard disk virtual yang sudah ada.
Pilih opsi
Create a virtual hard drive now karena kita akan langsung membuat hard disk
virtual untuk mesin virtual Raspbian. Kemudian tekan tombol Create.
6.
Layar
selanjutnya untuk menentukan jenis (ekstensi) file hard disk virtual yang akan
dibuat. Standarnya VirtualBox menggunakan format file VDI (VirtualBox Disk
Image) untuk penyimpanan hard disk virtual. Lalu klik Next.
7.
Pengaturan
selanjutnya untuk menentukan bagaimana hard disk virtual yang akan dibuat
tersebut disimpan pada hard disk fisik (hard disk host).
Di bagian ini
tersedia 2 (dua) opsi yang dapat dipilih:
•
Dynamically
allocated,
Artinya
kapasitas hard disk fisik akan digunakan berdasarkan berapa kapasitas hard disk
virtual sudah terpakai dan tidak berdasarkan berapa ukuran hard disk virtual
ditentukan. Kapasitas hard disk virtual akan dibatasi berdasarkan ukuran yang
telah ditentukan.
•
Fixed size,
Artinya
kapasitas hard disk fisik akan digunakan berdasarkan ukuran kapasitas hard disk
virtual dibuat, walaupun kapasitas hard disk virtual tersebut masih kosong atau
belum digunakan.
Disarankan untuk
memilih opsi Dynamically allocated, kemudian klik Next.
8.
Layar
selanjutnya berguna untuk menentukan nama tampil dan nama folder tempat
menyimpan file - file mesin virtual yang akan kita buat. Kita juga dapat
menempatkan file-file mesin virtual ke dalam folder atau direktori yang sudah
ada, atau pada hard disk lain yang berbeda dengan hard disk yang digunakan oleh
sistem operasi utama. Klik Create untuk membuat mesin virtual Raspbian
berdasarkan pengaturan yang telah dilakukan.
Di layar ini,
kita juga dapat merubah kapasitas hard disk virtual yang akan dibuat sesuai
dengan kebutuhan kita. Jika dalam langkah ke-7 kita memilih opsi Dynamically
allocated, maka kita dapat membuat ukuran hard disk virtual sampai 2 Terabyte,
walaupun hard disk fisik (utama) kita tidak mencapai ukuran 2 Terabyte. Namun,
jika kapasitas hard disk fisik kita dibawah 2 Terabyte, tentunya kapasitas hard
disk virtual yang dapat digunakan maksimal kapasitas hard disk fisik yang
tersisa.
9. Selesai proses
tersebut, di bagian kiri layar aplikasi VirtualBox, akan ditampilkan sebuah
mesin virtual Raspbian dalam keadaan kosong dan siap untuk diinstal. Langkah
selanjutnya adalah melakukan instalasi pada mesin virtual Raspbian yang kita
buat. Klik dua kali pada mesin virtual Raspbian atau klik tombol Start (icon
panah) untuk menjalankan mesin virtual Raspbian.
10.
Dikarenakan
mesin virtual yang kita jalankan belum memiliki sistem operasi, secara otomatis
VirtualBox akan menampilkan kotak dialog yang berguna untuk memilih disk drive
yang berfungsi sebagai start-up.
Klik icon di bagian
kanan untuk memilih master Raspbian.
11.
Pilih master
sistem operasi yang akan digunakan. Format file master sistem operasi dapat
dalam bentuk iso, cdr atau dmg. Klik ganda pada file master Raspbian atau klik
tombol Open untuk menutup pop-up pemilihan file dan kembali ke layar
sebelumnya.
12.
Setelah itu,
klik tombol Start untuk memulai proses instalasi mesin virtual Raspbian.
13.
Selanjutnya VirtualBox
akan menjalankan file OS tersebut.
14.
Jika instalasi
sudah selesai maka tampilan desktopnya akan seperti dibawah ini.