Penyebab banjir adalah hutan yang gundul, curah hujan yang tinggi dan
ketinggian air sungai. Sedangkan penyebab terjadinya tanah longsor
adalah curah hujan, kemiringan tanah dan pergeseran tanah.
Setiap bencana pasti menimbulkan dampak, diantaranya mendatangkan
kerugian harta dan benda, adanya korban jiwa, merusak sarana dan
prasarana umum, rusaknya lahan pertanian, buruknya sanitasi lingkungan,
dan sebagainya.
Untuk itu diperlukan suatu alat yang bisa mendeteksi terjadinya banjir
dan tanah longsor. Alat ini dapat dibuat dengan menggunakan berbagai
sensor, diantaranya :
- sensor ketinggian air
Sensor ketinggian air berfungsi mendeteksi ketinggian air di sungai.
Apabila air sudah melebihi batas normal ketinggian air, maka lampu warna
merah pada pos pengaman akan menyala dan berbunyi. Sensor ini
diletakkan di dinding sungai.
- sensor flow aliran air
- sensor curah hujan
Sensor ini berfungsi mengetahui curah hujan pada suatu daerah. Apabila curah hujan tinggi, maka lampu
warna hijau yang dipasang pada pos pengaman akan menyala dan berbunyi. Sensor ini diletakkan di atap pos pengaman.
- sensor ekstensometer
Senor ini berfungsi mengukur parameter pergeseran tanah. Apabila tanah mengalami pergeseran, maka lampu warna biru yang dipasang pada pos pengaman akan menyala dan berbunyi. Sensor ini diletakkan di dalam tanah.
- sensor strain
- sensor inclinometer
Sensor ini berfungsi mengukur kemiringan tanah. Sensor ini hanya
memberitahukan berapa kemiringan tanah pada suatu daerah tertentu yang
ditampilkan pada komputer yang tedapat pada pos pengaman. Sensor ini di
pasang di dalam tanah.
Jika salah satu lampu yang dipasang pada pos pengaman menyala dan
berbunyi, maka sensor tersebut akan mengirimkan pemberitahuan kepada
setiap kepala keluarga melalui sms. Hal ini bertujuan supaya setiap
warga waspada terhadap segala kemungkinan yang terjadi.
Sumber : http://sikafatma.blogspot.co.id/2014/05/rancang-bangun-alat-pendeteksi-dini.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar